Saat ini profesi content marketing specialist cukup diminati banyak orang, seiring dengan pesatnya perkembangan dunia digital. Hampir semua usaha dan bisnis kini membutuhkan konten yang menarik dan interaktif agar bisa terhubung lebih dekat dengan audiens, baik melalui media sosial, website, maupun berbagai platform digital lainnya.
Profesi ini tidak hanya berfokus pada pembuatan konten, tetapi juga pada penyusunan strategi agar pesan dari usaha dan bisnis dapat tersampaikan dengan jelas dan mudah dipahami.
Konten yang dihasilkan diharapkan mampu membangun kepercayaan, mengajak audiens untuk berinteraksi, serta menumbuhkan minat terhadap produk atau layanan.
Selain itu, bidang ini dikenal fleksibel dan menawarkan peluang karier yang cukup luas. Seorang content marketing specialist dapat terlibat di berbagai jenis usaha dan bisnis, mulai dari startup, perusahaan besar, hingga UMKM, baik sebagai bagian dari tim internal maupun secara freelance.
Melalui perpaduan kreativitas dan pemahaman strategi pemasaran, profesi ini memiliki peran penting dalam membantu usaha dan bisnis berkembang di era digital saat ini.
Teman Bata, artikel ini akan membahas profesi yang berkaitan dengan pemasaran digital, khususnya content marketing specialist. Pembahasan termasuk pengertian, tugas yang dijalankan, serta perannya dalam mendukung strategi pemasaran digital. Jadi, simak hingga akhir untuk memahaminya secara mendalam.
Apa itu Content Marketing Specialist?
Content marketing specialist adalah seorang profesional yang bertugas merancang, mengelola, dan mengembangkan strategi konten untuk mendukung kegiatan pemasaran digital. Peran ini mencakup proses perencanaan ide, pembuatan konten, hingga evaluasi kinerja konten yang telah dipublikasikan.
Sejak dahulu, cara memperkenalkan usaha melalui cerita dan informasi sebenarnya sudah dilakukan, bahkan sebelum adanya internet. Salah satu contohnya adalah Benjamin Franklin.
Pada tahun 1732, beliau menerbitkan sebuah buku kecil berjudul Poor Richard’s Almanack. Buku ini berisi berbagai informasi yang bermanfaat dan menarik untuk dibaca. Melalui buku tersebut, beliau juga membantu memperkenalkan usaha percetakannya.
Dikutip oleh berbagai buku serta sumber pemasaran, salah satu contoh yang sering dianggap sebagai awal dari content marketing modern adalah majalah The Furrow yang diterbitkan oleh John Deere pada tahun 1895.
Dikutip dari situs resmi John Deere, majalah ini dibuat untuk memberikan pengetahuan dan informasi kepada para petani, bukan untuk langsung menjual produk. Cara ini dilakukan agar perusahaan bisa membangun kepercayaan dan hubungan yang baik dalam jangka panjang dengan para pembacanya.
Beberapa sumber pemasaran seperti Content Marketing Institute, WebFX, dan Contently juga menyebutkan bahwa “The Furrow” menjadi salah satu contoh awal penggunaan strategi konten yang dilakukan secara rutin dan terencana oleh sebuah perusahaan.
Seiring waktu, ketika internet dan media sosial mulai berkembang, cara pemasaran berbasis konten juga ikut berubah. Konten menjadi lebih mudah diukur, menggunakan data, dan disebarkan melalui berbagai media digital. Hal ini membuat perusahaan membutuhkan orang khusus yang dapat mengatur dan mengelola strategi konten agar sesuai dengan tujuan bisnis.
Dalam pelaksanaannya, fokus utamanya adalah membuat konten yang sesuai dengan kebutuhan dan minat audiens, serta mendukung tujuan perusahaan. Konten bisa berupa artikel, unggahan media sosial, video, infografis, email, dan berbagai jenis konten digital lainnya.
Dengan pengelolaan konten yang baik, peran ini dapat membantu memperkenalkan merek kepada lebih banyak orang, membangun kepercayaan, serta mendorong interaksi dan pembelian. Dengan begitu, strategi pemasaran digital dapat berjalan dengan lebih efektif dan teratur.
Mengapa Content Marketing Specialist itu Penting?
Menurut Content Marketing Institute, sekitar 82% pemilik usaha dan pelaku bisnis saat ini aktif menggunakan content marketing atau pemasaran konten sebagai bagian penting dari strategi mereka.
Hal ini menunjukkan bahwa pemasaran konten sudah menjadi cara yang umum digunakan dalam dunia bisnis modern. Sementara itu, DemandMetric menyebutkan bahwa pemasaran konten dapat menghasilkan hingga tiga kali lebih banyak calon pelanggan dibandingkan cara pemasaran tradisional, dengan biaya yang jauh lebih rendah.
Data ini menunjukkan bahwa pemasaran konten tidak hanya efektif, tetapi juga lebih hemat biaya. Secara umum, pemasaran konten membantu pertumbuhan bisnis melalui beberapa manfaat utama berikut:
1. Membangun kepercayaan
Konten yang bermanfaat dan mudah dipahami membantu audiens mengenal masalah mereka dan melihat bisnis sebagai pihak yang bisa dipercaya. Jika dilakukan secara konsisten, hal ini akan memperkuat hubungan antara merek dan pelanggan.
2. Meningkatkan kesadaran merek
Konten yang dibagikan melalui website, media sosial, email, dan mesin pencari membantu bisnis dikenal oleh lebih banyak orang. Semakin sering audiens melihat konten yang baik, semakin mudah mereka mengingat merek tersebut.
3. Mendorong loyalitas pelanggan
Konten yang terus diberikan setelah pembelian membantu menjaga hubungan dengan pelanggan. Dengan begitu, pelanggan tidak hanya membeli sekali, tetapi bisa menjadi pelanggan setia.
4. Menghasilkan dan membina calon pelanggan
Pemasaran konten membantu menarik calon pelanggan, memberi mereka informasi, dan membimbing mereka sedikit demi sedikit hingga siap melakukan pembelian.
5. Mendukung peningkatan penjualan
Jika konten dibuat sesuai dengan tujuan bisnis, seperti mendorong pembelian dan menjaga pelanggan, maka konten dapat membantu meningkatkan penjualan dan nilai pelanggan dalam jangka panjang.
Karena hal tersebut, peran ini menjadi semakin penting, sebab tidak hanya membuat konten, tetapi juga memastikan setiap konten memiliki tujuan yang jelas, dapat diukur, dan sesuai dengan target bisnis perusahaan.
Dengan cara ini, pemasaran konten tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.
Perbedaan Conten Marketing Specialist dengan Content Creator
Dalam pemasaran konten, terdapat dua profesi yang sering dianggap sama tetapi sebenarnya memiliki peran dan tanggung jawab yang berbeda, yaitu content marketing specialist dan content creator. Keduanya sama-sama berperan penting dalam membangun komunikasi merek dengan audiens, namun berada pada level strategis dan operasional yang berbeda dalam ekosistem pemasaran digital.
Meskipun sering disamakan, perbedaan antara kedua profesi ini dapat dilihat dari tujuan kerja, ruang lingkup tanggung jawab, serta keterkaitannya dengan strategi bisnis secara keseluruhan.
Berikut adalah perbedaan utama antara content marketing specialist dan content creator:
1. Fokus Utama
- Content marketing specialist berfokus pada strategi pemasaran konten secara menyeluruh. Mereka memastikan bahwa konten yang dibuat sesuai dengan tujuan bisnis, seperti meningkatkan brand awareness (kesadaran merek), menghasilkan prospek, dan mendorong konversi.
- Content creator lebih berfokus pada aspek kreatif dan produksi konten, seperti membuat video, desain grafis, tulisan, foto, dan berbagai format konten lainnya.
2. Peran dalam Strategi
- Content marketing specialist berperan pada level strategis, termasuk perencanaan konten, penentuan target audiens, pemilihan channel distribusi, serta evaluasi performa konten berbasis data.
- Content creator berperan pada tahap pelaksanaan dengan mengubah strategi dan ringkasan arahan menjadi konten siap tayang.
3. Tanggung Jawab Utama
Content marketing specialist bertanggung jawab pada:
- Penyusunan strategi dan kalender konten
- Penentuan tujuan konten yang mencakup peningkatan kesadaran merek, keterlibatan audiens, dan konversi
- Analisis dan optimasi performa konten
- Sinkronisasi konten dengan tujuan pemasaran dan penjualan
Content creator bertanggung jawab pada:
- Produksi konten (menulis, merekam, mengedit, mendesain)
- Menjaga kualitas kreatif dan teknis konten
- Menyesuaikan format dan gaya konten dengan platform
- Menjalankan ringkasan arahan kreatif dari tim pemasaran atau merek
4. Ukuran Keberhasilan (KPI)
- Content marketing specialist diukur berdasarkan ukuran bisnis dan pemasaran, seperti jumlah kunjungan, prospek, tingkat konversi, serta pengembalian investasi konten.
- Content creator lebih sering dinilai dari kinerja kreatif, seperti jumlah tayangan, interaksi, dan respons audiens.
Baca juga: 12+ Strategi Marketing Online Paling Efektif untuk Beragam Bisnis
5. Posisi dalam Struktur Tim
- Content marketing specialist umumnya menjadi bagian dari tim pemasaran serta bekerja sama dengan fungsi lain, seperti pemasaran kinerja, penjualan, dan merek.
- Content Creator biasanya berada dalam tim kreatif atau produksi dan bekerja berdasarkan arahan strategi dari tim marketing.
Apa saja Tugas dan Tanggung Jawab Content Marketing Specialist?
Tidak ada satu aturan baku yang sepenuhnya menggambarkan pekerjaan seorang content marketing specialist. Setiap perusahaan bisa memiliki kebutuhan dan pembagian tugas yang berbeda, tergantung pada skala bisnis, bidang usaha, serta susunan tim pemasarannya.
Sering kali, profesi ini juga berkaitan dengan tugas-tugas lain, seperti SEO, penulisan konten, email marketing, hingga aktivitas digital marketing secara umum. Hal ini membuat peran ini menjadi cukup fleksibel dan menyesuaikan dengan kondisi di lapangan.
Walaupun demikian, tetap ada sejumlah tanggung jawab utama yang biasanya melekat pada peran spesialis pemasaran konten. Tugas-tugas inilah yang umumnya menjadi acuan dalam aktivitas harian di berbagai perusahaan.
1. Menulis dan Mengedit Konten
Menulis merupakan tugas utama dalam peran ini. Ia bertanggung jawab membuat berbagai jenis konten, seperti posting blog, artikel, email marketing, naskah video, hingga konten media sosial. Penulisan dalam konteks pemasaran berbeda dengan penulisan personal karena harus berorientasi pada audiens, tujuan bisnis, serta prinsip optimasi mesin pencari (SEO).
Selain menulis, kemampuan mengedit juga sangat penting. Seorang spesialis pemasaran konten sering mengedit konten yang dibuat sendiri, oleh rekan tim, maupun oleh penulis lepas. Proses ini menuntut pemahaman yang kuat terhadap citra merek, gaya bahasa, serta pedoman editorial perusahaan agar seluruh konten tetap konsisten dan profesional.
2. Riset Konten dan Audiens
Konten yang efektif selalu didukung oleh riset yang mendalam. Aktivitas riset meliputi:
- Menentukan siapa calon pelanggan dan siapa yang ingin dijangkau
- Mencari kata kunci yang sesuai dengan kebutuhan audiens
- Mempelajari jenis konten yang memberikan hasil terbaik
- Mempelajari pesaing agar tahu posisi bisnis sendiri
- Menentukan kata kunci tambahan yang masih berkaitan
- Merencanakan penggunaan link (tautan) di dalam dan di luar website
- Memeriksa kembali dan meningkatkan kualitas konten
Riset ini membantu memastikan konten yang dibuat sesuai, bermanfaat, dan sesuai dengan kebutuhan audiens serta tujuan bisnis.
3. Pengembangan Strategi Konten
Dalam menjalankan pemasaran konten, spesialis pemasaran konten bertanggung jawab menyusun strategi yang meliputi:
- Menetapkan tujuan pemasaran konten berbasis prinsip SMART
- Menentukan dan memetakan target audiens berdasarkan profil pelanggan
- Menentukan jenis dan format konten yang paling sesuai
- Mengembangkan ide dan tema konten berdasarkan riset dan kebutuhan pasar
- Menyusun kalender editorial untuk perencanaan dan penjadwalan konten
- Mengevaluasi dan menyesuaikan strategi berdasarkan hasil kinerja konten
Strategi ini memastikan bahwa konten dibuat secara terarah dan terukur.
4. Optimasi Mesin Pencari (SEO)
Agar konten lebih mudah ditemukan di mesin pencari, praktik SEO perlu diterapkan, antara lain:
- Menggunakan struktur judul yang rapi (H1, H2, H3)
- Menambahkan deskripsi gambar (alt text)
- Memasukkan kata kunci secara alami dalam konten
- Mengatur link (tautan) internal di website
- Menulis judul dan deskripsi halaman yang sesuai
- Mengoptimalkan kembali konten lama di website
Tujuan optimasi ini adalah meningkatkan peluang konten muncul di hasil pencarian.
5. Manajemen Kalender Editorial
Dalam mengelola konten, kalender editorial menjadi panduan utama, dengan tanggung jawab seperti:
- Menjadwalkan topik dan tanggal publikasi
- Mengkoordinasikan tugas dengan tim internal dan pihak eksternal
- Menjaga konsistensi frekuensi publikasi
- Mengelola tenggat waktu dan alur persetujuan
- Melakukan audit konten untuk evaluasi dan perencanaan ulang
6. Distribusi dan Promosi Konten
Kalender editorial digunakan untuk mengatur pembuatan dan publikasi konten. Tugas utama spesialis pemasaran konten meliputi:
- Menentukan media yang paling tepat untuk membagikan konten
- Menyesuaikan konten untuk berbagai platform
- Mengelola pengiriman email promosi
- Berkolaborasi dengan influencer atau mitra bisnis
- Mengoptimalkan jangkauan dan keterlibatan audiens
7. Analisis dan Pelaporan Kinerja
Analisis data menjadi bagian penting dalam peran ini. Tugas utamanya meliputi:
- Memantau kinerja konten, termasuk jumlah pengunjung, interaksi, prospek, dan konversi
- Menggunakan alat untuk menganalisis data, seperti Google Analytics dan CMS
- Menyusun laporan kinerja secara berkala
- Mengamati tren dan menentukan cara memperbaiki kinerja konten
- Memberikan rekomendasi berbasis data kepada pemangku kepentingan
Kesimpulan
Profesi content marketing specialist atau spesialis pemasaran konten memiliki peran penting dalam membuat sebuah bisnis dikenal dan dipercaya. Bagi UMKM, konten yang menarik dan mudah dimengerti bisa membantu usaha lebih cepat dikenal dan menjual produknya. Sedangkan bagi perusahaan besar, konten yang terencana dan konsisten membuat brand terlihat profesional dan dipercaya.
Selain itu, mereka juga membantu bisnis tetap sesuai di tengah persaingan, menonjolkan keunikan produk, dan menyampaikan pesan bisnis dengan jelas. Jadi, seorang spesialis pemasaran konten bukan hanya sekedar membuat konten saja, akan tetapi juga orang yang membantu bisnis dalam menarik pelanggan baru, mempertahankan pelanggan lama, dan berkembang secara berkelanjutan.
Saatnya Usahamu Makin Dikenal & Penjualan Meningkat
Banyak bisnis potensial sulit dikenal karena kontennya kurang menarik atau tidak tepat sasaran. UMKM sering kesulitan menjangkau pelanggan baru, sementara perusahaan besar bisa kehilangan peluang jika konten tidak konsisten dan profesional.
Dengan layanan digital marketing dari Bata Kreatif, bisnismu bisa mendapatkan solusi lengkap untuk berkembang, mulai dari branding dan desain grafis, pembuatan konten menarik, SEO dan SEM untuk meningkatkan visibilitas di mesin pencari, pengembangan website yang responsif, hingga iklan kreatif yang tepat sasaran. Semua layanan ini dirancang untuk membantu bisnismu lebih dikenal, dipercaya, dan meningkatkan penjualan.
Jangan tunggu lagi! Hubungi Bata Kreatif sekarang dan bawa bisnismu ke level berikutnya.