Contoh digital marketing – Bisnis zaman sekarang tidak bisa hanya mengandalkan pemasaran dari mulut ke mulut atau pamflet. Perhatian orang-orang kini sudah pindah ke layar, rata-rata orang Indonesia menghabiskan hampir 8 jam per hari di internet. Jika bisnismu tidak hadir di sana, itu sama saja artinya kamu membuka toko di gang yang sepi.
Di artikel ini, Bata akan memberikan 21 contoh digital marketing yang terbukti efektif, lengkap dengan data nyata dan contoh sukses dari brand-brand ternama. Siap upgrade strategi marketingmu? Yuk, simak penjelasan lengkapnya!
Apa Itu Digital Marketing?
Digital marketing adalah strategi mempromosikan produk atau jasa menggunakan media digital seperti internet, HP, sosial media, mesin pencari, email, dan lain-lain. Tujuannya yaitu menjangkau calon pelanggan di waktu dan tempat yang tepat.
Kenapa digital marketing itu penting:
- Jangkauan lebih luas: Bisnis dapat menembus pasar global tanpa batasan geografis.
- Biaya lebih efektif: Iklan digital jauh lebih hemat biaya dibanding TV atau koran, dengan hasil yang terukur.
- Target lebih akurat: Kamu bisa membidik calon pelanggan berdasarkan usia, lokasi, minat, bahkan perilaku mereka.
- Interaksi langsung: Pelanggan bisa chat, komentar, dan ngobrol langsung dengan bisnismu.
- Hasil terukur: Tools seperti Google Analytics dapat memberi tahu persis berapa banyak orang yang lihat, klik, dan beli dari kampanye pemasaranmu.
Kabar baiknya, belanja iklan digital di Indonesia diproyeksikan tumbuh 5,1% dengan nilai mencapai USD 4,0 miliar. Artinya, kompetisi semakin ketat, tetapi peluangnya juga semakin besar. Jika kamu mulai sekarang, kamu masih bisa ambil porsi pasar sebelum terlambat.
21 Contoh Digital Marketing untuk Optimalkan Omzet Bisnismu
Bata akan membagi contoh digital marketing ini ke dalam 21 poin supaya kamu gak bingung mana yang prioritas. Yuk, segera siapkan catatan, dan kita mulai!
1. Search Engine Optimization (SEO) – Biar Bisnismu Muncul di Halaman Pertama Google
SEO adalah strategi mengoptimalkan website dan konten agar muncul di posisi atas hasil pencarian organik (tanpa berbayar) Google.
Keunggulan: 68% pengalaman online dimulai dari mesin pencari seperti Google. Jika websitemu tidak ada di halaman pertama, maka kamu akan kehilangan 80% potensi traffic. Sayang baget kan kalau sampai terlewat?
Contoh: Brand fashion lokal fokus membuat artikel blog tentang “cara mix and match outfit anak perempuan”. Dalam 6 bulan, traffic organiknya naik 300% dan penjualan online melonjak 2x lipat. Gratis tanpa bayar iklan!
SEO memberikan ROI jangka panjang tertinggi di antara kanal digital lainnya. Rata-rata bisa mencapai 748% di kategori bisnis B2B, walau butuh waktu 6-12 bulan untuk merasakan hasilnya.
2. Social Media Marketing (SMM) – Jualan di Medsol
Proses pemasaran produk / jasa dengan memanfaatkan platform media sosial seperti Instagram, TikTok, Twitter, dan Facebook.
Keunggulan: Sekitar 143 juta atau hampir setengah dari populasi orang di Indonesia aktif di media sosial. Dan belanja iklan digital media sosial di Indonesia mencapai US$143 juta di Q4 2025, naik 33,3% year-on-year.
Contoh: Nutrifarm meraih Top Social Media Sentiment Award 2025 berkat konten edukatif kesehatan dan interaksi empatik dengan pelanggan. Mereka tidak sekadar jualan, tetapi juga memberikan value.
Tips optimasi: Ikuti tren yang sedang viral. Contohnya, kalau ada lagu yang sedang hits di TikTok, kamu bisa membuat konten menggunakan backsound itu dan tampilkan produkmu dengan cara sekreatif mungkin.
3. Content Marketing – Konten Berkualitas Itu Senjata Utama
Content marketing adalah strategi menciptakan konten bernilai (artikel, video, infografis, ebook) yang relevan dengan audiens. Bukan promosi jualan langsung.
Keunggulan: Konten yang membantu audiens akan membuat mereka percaya dan loyal. Pelanggan yang loyal 5x lebih menguntungkan daripada pelanggan baru.
Contoh: HubSpot Academy dengan ribuan kursus gratis tentang marketing dan sales. Mereka tidak jualan secara langsung, tetapi dengan memberikan value, orang otomatis percaya dan akhirnya membeli produk HubSpot.
4. Pay-Per-Click (PPC) Advertising – Iklan Berbayar dengan Hasil Instan
Iklan online di mana kamu bayar setiap kali seseorang mengklik iklanmu. Contoh: Google Ads, Facebook Ads, TikTok Ads.
Keunggulan: Hasilnya instan. Begitu kampanye jalan, iklanmu langsung muncul di atas hasil pencarian atau di feed audiens.
Paid search memberikan ROI 25% lebih tinggi daripada social media, dengan biaya per akuisisi stabil di bawah US$50.
Contoh: Brand skincare lokal “Somethinc” gencar menggunakan Facebook dan Instagram Ads dengan targeting super spesifik, yaitu wanita 18-35 tahun yang follow beauty influencer. Hasilnya, brand mereka naik daun dalam 2 tahun.
5. Email Marketing – ROI Tertinggi di Antara Semua Kanal
Mengirim email promosi, newsletter, atau informasi ke daftar pelanggan yang sudah berlangganan.
Keunggulan: ROI Email marketing rata-rata $36–$42 untuk setiap $1 yang diinvestasikan. Bahkan, 30% CMO menganggap email sebagai channel utama untuk mendapatkan pelanggan.
Contoh: Brand fashion lokal mengirimkan email ucapan selamat ulang tahun plus diskon khusus 30%. Hasilnya, 40% penerima email langsung buka dan 15% di antaranya checkout dalam 24 jam.
6. Influencer Marketing – Rekomendasi dari Orang yang Dipercaya
Bekerja sama dengan influencer atau kreator konten untuk mempromosikan produk.
Keunggulan: 76% konsumen Indonesia berbelanja berdasarkan rekomendasi dari kreator. Angka ini bahkan lebih tinggi di sektor fashion dan beauty.
Contoh: “Somethinc” lagi-lagi sukses besar dengan strategi mikro-influencer. Mereka tidak hanya menggunakan selebgram besar, tetapi juga beauty enthusiast dengan follower 10-50 ribu. Hasilnya, Engagement menjadi lebih tinggi dengan biaya jauh lebih rendah.
Kampanye performance-led influencer marketing mencapai 42,47% dari total kampanye di 2025, naik dari 30,67% di 2024. Artinya, brand kini tidak hanya membayar influencer untuk posting, tetapi juga untuk hasil penjualan nyata.
7. Affiliate Marketing
Kerja sama dengan afiliator (blogger, YouTuber, atau siapa pun) yang mempromosikan produk menggunakan link unik. Setiap ada yang beli lewat link tersebut, afiliator akan mendapatkan komisi.
Keunggulan: 87% konsumen Indonesia membeli produk karena rekomendasi afiliator atau influencer. Model ini mengubah pengunjung biasa menjadi “tim sales” kamu.
Contoh: Lazada investasi Rp 1,6 triliun per tahun untuk program afiliasi mereka, dan kontribusi influencer marketing ke e-commerce di Asia Tenggara diproyeksi mencapai 14–18% pada 2029.
YouTube Shopping Affiliate Program di Indonesia tumbuh pesat, dengan lebih dari 100 kreator yang ikut program ini.
8. Video Marketing – Konten dengan Engagement Tertinggi
Promosi melalui format video, bisa YouTube, TikTok, Instagram Reels, atau YouTube Shorts.
Keunggulan: Video marketing menghasilkan 1200% lebih banyak share dibandingkan teks dan gambar. 89% bisnis menggunakan video marketing di 2025, dan 95% menganggapnya penting.
Contoh: Duolingo, aplikasi belajar bahasa viral di TikTok karena konten lucu dan absurd. Mereka memiliki 6 juta lebih followers di TikTok, dan engagement-nya tinggi sekali. Hasilnya, download aplikasi melonjak drastis.
Baca juga: Brand Marketing Campaign: Tujuan, Elemen Kunci, dan Strateginya
Tips: Video pendek di bawah 5 menit paling efektif. Rata-rata orang nonton 47% dari total durasi video.
9. Online Public Relations (PR) – Bangun Reputasi Digital
Mengelola reputasi brand di dunia digital, bisa lewat siaran pers online, ulasan di media, atau kolaborasi dengan jurnalis digital.
Keunggulan: Persepsi publik tentang brandmu sangat dipengaruhi oleh apa yang mereka baca di internet. Satu artikel negatif bisa merusak reputasi yang dibangun bertahun-tahun.
Contoh: Tokopedia rutin mengirimkan siaran pers tentang inovasi dan pencapaian mereka ke berbagai media online. Hasilnya, nama Tokopedia selalu muncul di berita dengan citra positif, yang memperkuat kepercayaan konsumen.
10. Mobile Marketing – Sasar Pengguna Smartphone
Strategi pemasaran yang dioptimalkan untuk perangkat mobile. Bisa lewat SMS, push notification, atau aplikasi.
Keunggulan: 60% traffic internet kini berasal dari HP. Jika websitemu nggak mobile-friendly, 53% pengunjung akan pergi dalam hitungan detik.
Contoh: Gojek dan Grab sering kirimkan push notification ke HP pengguna, misalnya promo diskon atau cashback. Karena notifikasi muncul langsung di layar HP, open rate-nya bisa di atas 90%.
11. Local SEO – Bikin Bisnis Lokalmu Ditemukan
Optimasi SEO untuk target geografis spesifik, misalnya “toko kue di Jakarta Selatan” atau “kursus bahasa Inggris Bandung”.
Keunggulan: Jika bisnismu memiliki lokasi fisik (resto, salon, toko, klinik), Local SEO wajib untuk kamu optimasi. Banyak orang mencari “resto terdekat” atau “catering terdekat”.
Contoh: Warung kopi kecil di Bandung mendaftarkan diri ke Google My Business. Mereka isi jam buka, foto, alamat, dan nomor telepon. Hasilnya, setiap hari ada pelanggan baru yang menemukan mereka dari Google Maps.
12. WhatsApp Business Marketing
Memanfaatkan WhatsApp Business untuk promosi, layanan pelanggan, dan broadcast message.
Keunggulan: 88,8% orang Indonesia mengirimkan pesan ke bisnis setidaknya sekali seminggu. Bahkan, 90% bisnis di Indonesia menggunakan aplikasi chatting untuk menggaet pelanggan.
WhatsApp messages memiliki 98% open rate, dibandingkan email yang hanya 20-30%. Bisnis di Indonesia juga melaporkan 40% peningkatan kepuasan pelanggan saat menggunakan WhatsApp untuk customer service.
Contoh: Bisnis kuliner online sering menggunakan WhatsApp Business untuk kirimkan menu, promo, dan konfirmasi pesanan. Pelanggan merasa lebih nyaman karena bisa chat langsung.
13. Podcast Marketing – Memiliki Pendengar yang Loyal
Membuat podcast sebagai media edukasi, hiburan, atau diskusi seputar industri tertentu. Bisa juga pasang iklan di podcast orang lain.
Keunggulan: Pendengar podcast biasanya sangat loyal. Engagementnya tinggi, karena orang rata-rata mendengarkannya sampai 30-60 menit.
Contoh: Rintik Sedu” (podcast Raditya Dika) memiliki jutaan pendengar setia. Brand-brand besar rela bayar mahal untuk pasang iklan di podcast ini karena tahu iklan mereka didengar sampai selesai.
14. Retargeting Ads – Kejar Pelanggan yang Pernah Mampir
Iklan yang muncul hanya untuk orang yang pernah mengunjungi websitemu tapi belum checkout.
Keunggulan: Rata-rata hanya 2-5% pengunjung website yang langsung beli di kunjungan pertama. Sisanya, mereka butuh diingatkan. Retargeting ads bisa tingkatkan konversi hingga 50%.
Contoh: Kamu buka website e-commerce, lihat-lihat sepatu, lalu keluar. Beberapa menit kemudian, di Instagram kamu muncul iklan sepatu yang sama persis. Itulah retargeting.
15. Webinar Marketing – Event Online yang Jadi Mesin Lead
Mengadakan seminar online gratis (atau berbayar) tentang topik tertentu untuk mengumpulkan prospek.
Keunggulan: Webinar efektif untuk B2B atau produk dengan harga tinggi. Orang yang mau meluangkan 1-2 jam untuk hadir di webinar biasanya adalah prospek yang hangat.
Contoh: Platform software akuntansi mengadakan webinar gratis “Cara Mengelola Keuangan UMKM Tanpa Ribet”. 500 orang daftar, 300 hadir, dan 50 di antaranya jadi pelanggan setelah demo produk. Konversi mencapai 10%, luar biasa bukan?
16. Gamification Marketing – Bikin Pelanggan Ketagihan
Memasukkan elemen game (poin, level, badge, leaderboard) ke dalam strategi marketing.
Keunggulan: Gamifikasi tingkatkan engagement dan loyalitas karena adanya rasa pencapaian dan kompetisi.
Contoh: Shopee memiliki Shopee Coins, Shopee Games (misal Shopee Tanam), dan voucher yang hanya bisa didapat ketika main game. Hasilnya, pengguna buka aplikasi setiap hari. Bukan hanya saat mau belanja, tetapi juga sekadar untuk main game.
17. User Generated Content (UGC)
Konten yang dibuat oleh pelanggan, bukan brand. Misalnya review, foto, video unboxing, atau testimoni.
Keunggulan: Konsumen 14x lebih percaya konten dari sesama konsumen daripada konten dari brand. UGC adalah bukti sosial paling kuat.
Contoh: Starbucks memiliki #RedCupContest setiap musim liburan. Pelanggan diminta foto cangkir kopi merah Starbucks dan posting di Instagram. Hasilnya, ribuan konten gratis dan viral setiap tahun.
18. Chatbot Marketing – Layanan Pelanggan 24/7 Tanpa Lelah
Menggunakan bot otomatis di website atau WhatsApp untuk menjawab pertanyaan pelanggan, memberi rekomendasi, atau proses pesanan.
Keunggulan: Chatbot bisa melayani ratusan pelanggan sekaligus, 24 jam nonstop. Pelanggan tidak perlu menunggu jam kerja untuk tanya-tanya.
Contoh: Bank digital Jenius memiliki chatbot “Jenny” yang bisa jawab pertanyaan umum seperti cek saldo, reset password, atau info promo. Customer service jadi lebih efisien.
19. Augmented Reality (AR) Marketing – Coba Produk Sebelum Beli
Menggunakan teknologi AR agar pelanggan bisa “mencoba” produk secara virtual. Misalnya mencoba kacamata, lipstik, atau melihat furnitur di ruangan.
Keunggulan: AR mengurangi ketidakpastian pelanggan. Mereka lebih yakin beli karena sudah “mencobanya” secara virtual.
Contoh: IKEA memiliki aplikasi IKEA Place yang bisa kamu pakai untuk lihat sofa atau meja di ruang tamu kamu secara virtual melalui HP. Hasilnya, pelanggan merasa lebih yakin untuk checkout.
20. Voice Search Optimization
Mengoptimalkan konten dan website untuk pencarian suara (voice search) melalui asisten virtual seperti Google Assistant, Siri, atau Alexa.
Keunggulan: Kini semakin banyak orang menggunakan voice search, terutama untuk mencari informasi lokal seperti “hotel murah terdekat”. Jika websitemu tidak dioptimasi, kamu akan ketinggalan dan merugi.
Tips: Fokus pada long-tail keyword dan bahasa percakapan alami. Orang mencari melalui suara biasanya menggunakan kalimat panjang, bukan kata kunci pendek.
21. Integrated Digital Marketing Campaign – Semua Channel Jadi Satu
Menggabungkan semua strategi di atas dalam satu kampanye yang terintegrasi. Bukan jalan sendiri-sendiri.
Keunggulan: Konsumen tersebar di banyak tempat mulai dari Instagram, email, Google, WhatsApp, hingga YouTube. Jika kamu hanya fokus di satu channel, kamu kehilangan banyak peluang lainnya.
Contoh: Kampanye Bolu Stim Menara dari Agrinesia Raya sukses meraih penghargaan IABC Indonesia Awards 2025 karena menghadirkan kampanye terintegrasi dari offline hingga digital dalam memperkenalkan produk barunya. Mereka menggunakan media sosial, iklan digital, konten, dan aktivasi offline secara bersamaan.
Baca juga: 10 Manfaat Digital Marketing untuk Branding dan Penjualan
Ringkasan 21 Contoh Digital Marketing dalam 1 Tabel
| No | Contoh Digital Marketing | Fungsi Utama | Disarankan Untuk |
| 1 | SEO | Traffic organik jangka panjang | Bisnis dengan konten dan website |
| 2 | Social Media Marketing | Brand awareness & engagement | B2C, produk visual, brand awareness |
| 3 | Content Marketing | Membangun trust & authority | Semua bisnis (B2B & B2C) |
| 4 | PPC Advertising | Hasil instan, traffic berbayar | Bisnis butuh leads cepat |
| 5 | Email Marketing | Nurturing & retensi pelanggan | Bisnis dengan database pelanggan |
| 6 | Influencer Marketing | Social proof & reach | Fashion, beauty, F&B |
| 7 | Affiliate Marketing | Perluas jangkauan sales | E-commerce, produk digital |
| 8 | Video Marketing | Engagement tinggi | Branding & edukasi produk |
| 9 | Online PR | Manajemen reputasi | Perusahaan besar & publik |
| 10 | Mobile Marketing | Jangkau pengguna HP | Aplikasi & layanan mobile-first |
| 11 | Local SEO | Trafik lokal | Bisnis fisik (resto, salon, toko) |
| 12 | WhatsApp Business Marketing | Komunikasi personal | Bisnis jasa & retail |
| 13 | Podcast Marketing | Audience loyal | Edukasi & storytelling |
| 14 | Retargeting Ads | Konversi pengunjung yang pergi | E-commerce & lead generation |
| 15 | Webinar Marketing | Lead generation B2B | Produk high-ticket & B2B |
| 16 | Gamification Marketing | Retensi & engagement | Aplikasi & e-commerce |
| 17 | User Generated Content | Social proof | Fashion, beauty, travel |
| 18 | Chatbot Marketing | Customer service 24/7 | Layanan pelanggan skala besar |
| 19 | AR Marketing | Pengalaman interaktif | Fashion, furniture, kosmetik |
| 20 | Voice Search Optimization | Siap untuk tren voice search | Bisnis lokal & informasi |
| 21 | Integrated Campaign | Sinergi semua channel | Kampanye besar dengan budget |
Kesimpulan: Digital Marketing Bukan Sekadar Pilihan, Tapi Keharusan
Dari 21 contoh digital marketing di atas, tentu kini kamu paham bahwa terdapat macam-macam strategi digital marketing untuk masing-masing kebutuhan yang berbeda. Bisnis yang sukses biasanya menggabungkan beberapa strategi sekaligus.
Lalu selanjutnya, apa yang harus dilakukan?
- Mulai dari strategi yang paling relevan dengan bisnismu: Jika bisnismu baru, fokus dulu di SEO dan social media organic. Jika sudah memiliki cukup budget, tambahkan PPC dan influencer marketing.
- Data itu penting: Setiap strategi di atas memiliki metrik pengukurannya masing-masing. Pantau terus dan jangan ragu untuk mengubah strategi jika tidak work.
- Konsistensi adalah kunci: Lebih baik rutin mengirimkan email newsletter setiap minggu daripada setahun sekali. Algoritma dan pelanggan sama-sama menyukai “konsistensi”.
- Integrasikan strategi yang relevan: Kampanye yang paling sukses biasanya yang menggabungkan beberapa channel secara harmonis.
Dengan belanja iklan digital yang terus tumbuh dan persaingan yang semakin ketat di Indonesia, jika kamu tidak segera menerapkan digital marketing sekarang, kamu akan tertinggal.
Siap Optimalkan Omzet Bisnismu dengan Digital Marketing?
Kini, kamu sudah punya 21 contoh digital marketing yang bisa langsung dicoba. Tapi, menjalankan semua strategi ini sendirian itu berat. Mulai dari membuat konten, mengatur iklan, pantau data, hingga optimasi SEO, semuanya butuh waktu, tenaga, dan keahlian khusus.
Sebagai penyedia layanan digital marketing terintegrasi, kami siap bantu kamu untuk:
- Audit digital marketing gratis untuk tahu posisi bisnismu sekarang dan peluang terbesar apa yang bisa kamu ambil
- Strategi omni-channel yang menggabungkan SEO, social media, email marketing, PPC, dan konten dalam satu kampanye terpadu
- Content production oleh tim kreatif yang paham tren dan algoritma terbaru
- Performance tracking & reporting rutin agar kamu tahu sejauh mana perkembangannya
Tim kami terdiri dari praktisi digital marketing yang sudah menangani puluhan bisnis, dari UMKM hingga korporasi. Kami paham bahwa setiap bisnis unik, sehingga pendekatan kami selalu disesuaikan dengan kebutuhan, audiens, dan budget yang kamu miliki.
Konsultasi gratis sekarang! Hubungi tim kami untuk mendapatkan rekomendasi strategi digital marketing yang tepat untuk bisnis kamu. Tinggal klik tombol di bawah atau chat langsung via WhatsApp.
Jangan tunda lagi. Setiap hari kamu menunda, kompetitor semakin jauh meninggalkanmu di depan. Yuk, mulai optimalkan omzet bisnismu dengan digital marketing yang tepat!